Cover Image

Abdelali Zahidi

Oktober 21, 2025 - Durasi membaca: 15 menit

Abdelali Zahidi — yang juga dikenal dengan julukan “Black Diamond” — merupakan seorang petarung Muay Thai dan kickboxing asal Maroko yang tengah naik daun di pentas internasional. Muay Thai Records+2Bangkok Post+2 Berposisi sebagai southpaw dengan tinggi mencapai sekitar 186 cm (6′1″) dan sering bertarung di kelas sekitar 71–72 kg (158 lbs) atau lebih. Muay Thai Records+1 Kariernya baru mulai menarik perhatian sejak tahun 2024 ketika ia mencetak kemenangan spektakuler melalui tendangan kepala KO di ajang ONE Championship (ONE) yang membuatnya menjadi salah satu nama yang layak diwaspadai dalam dunia seni bela diri berdiri.


Latar Belakang & Awal Karier

Zahidi berasal dari Maroko, sebuah negara yang semakin menunjukkan potensi di bidang seni bela diri berdiri (stand‑up fighting). Meski detail awal karier amatirnya belum sepenuhnya terpublikasi secara lengkap, beberapa catatan resmi mencatat bahwa ia telah bertanding beberapa kali dan mencetak hasil yang cukup menjanjikan: hingga akhir 2024 tercatat rekornya sebagai 3 kemenangan dan 1 kekalahan. Muay Thai Records

Kemenangan‑kemenangan itu termasuk menang keputusan di beberapa event Muay Thai dan kickboxing, kemudian momen besar ketika ia tampil di ONE Friday Fights 88 pada tanggal 22 November 2024 di Stadion Lumpinee Stadium, Bangkok, Thailand — di mana ia menghentikan lawannya Tun Min Aung dengan tendangan kepala spektakuler di babak kedua. Bangkok Post+2ONE Championship+2 Momen tersebut menjadi titik balik karena memberikan bonus besar dan perhatian media, termasuk bonus sekitar 350.000 baht dari promotor ONE. Bangkok Post


Gaya Bertarung dan Kekuatan Utama

Zahidi dikenal karena gaya bertarung agresif dan kemampuan striking yang cepat, terutama dengan tendangan kiri tinggi (high left kick) yang telah menjadi salah satu senjatanya. Dalam wawancaranya setelah KO kemenangan, ia mengungkapkan bahwa tendangan tersebut sudah menjadi spesialisasinya dalam kamp pelatihan:

“The left kick, I’ve been a specialist in it for a long time.” Bangkok Post

Keunggulannya juga terletak pada panjang tubuh yang memadai untuk kelasnya, kemampuan menjaga jarak, dan timing yang baik — terutama ketika lawan mengambil inisiatif menyerang. Ia mampu memanfaatkan celah ketika lawan melakukan gerakan ofensif dan membalas dengan tendangan cepat atau pukulan. Kombinasi kecepatan, sudut serangan, dan kemauan untuk menyelesaikan pertarungan membuatnya berbeda dari banyak petarung muda.


Momen‑Momen Besar Sepanjang Karier

Beberapa highlight dari karier Zahidi hingga saat ini yang patut dicatat antara lain:

  • Kemenangan melalui KO tendangan kepala atas Tun Min Aung di ONE Friday Fights 88, Bangkok — sebuah langkah besar dalam karier internasionalnya. ONE Championship+2Bangkok Post+2

  • Pertandingan yang kurang berhasil, yaitu kekalahannya melalui KO di ronde ke‑2 dari veteran kickboxing legendaris Marat Grigorian di ONE Friday Fights 92, pada 20 Desember 2024. Outlook India+1

  • Rekor resmi terpublikasi: 3 kemenangan, 1 kekalahan hingga akhir 2024, dengan satu kemenangan KO dan satu kekalahan KO. Muay Thai Records+1

Walaupun kekalahan melawan Grigorian menunjukkan bahwa masih ada banyak hal yang harus diperbaiki, namun bagi seorang petarung muda seperti Zahidi, hal itu justru mungkin menjadi pijakan untuk berkembang lebih jauh.


Tantangan & Peluang ke Depan

Abdelali_Zahidi Hero 1200x1195 1

Sebagai petarung yang baru mulai viral di arena internasional, Zahidi menghadapi beberapa tantangan penting:

  • Pengalaman Lawan Kelas Atas: Menghadapi petarung berpengalaman seperti Grigorian menuntut kesiapan mental, teknik, dan stamina yang lebih matang.

  • Konsistensi Kemenangan: Setelah kemenangan spektakuler, publik akan mengharapkan performa yang konsisten. Tantangan terbesar adalah mempertahankan momentum.

  • Pemilihan Kelas Berat & Fit Fizikal: Dengan tinggi badan 186 cm dan berat sekitar 71–72 kg, ia akan berhadapan dengan lawan bertubuh besar dan dengan teknik yang lebih matang di level elite. Pemeliharaan fisik dan pemilihan kelas yang strategis menjadi kunci.

Namun, dengan tantangan tersebut datang pula peluang besar:

  • Branding Internasional: Kemenangan KO spektakuler di ONE telah memberikan Zahidi sorotan global. Hal ini membuka peluang sponsorship, kontrak dengan promotor besar, dan partisipasi dalam event elite.

  • Pengembangan Teknik & Mentoring: Dengan akses ke pelatihan yang lebih baik dan mentor internasional, Zahidi bisa meningkatkan aspek teknik grappling, pertahanan, dan strategi pertarungan.

  • Inspirasi dari Maroko dan Afrika: Sebagai petarung asal Maroko, Zahidi memiliki kesempatan untuk menjadi pionir dan inspirasi bagi generasi petarung Afrika‑Utara yang ingin menembus panggung dunia.


Dampak & Signifikansi

Keberhasilan Zahidi bukan sekadar persoalan pribadi — ia memiliki makna lebih bagi komunitas olahraga di Maroko dan kawasan Afrika Utara. Saat seorang petarung dari wilayah yang tidak terlalu dikenal di panggung global seperti Maroko berhasil membuat gebrakan di liga besar seperti ONE, hal itu bisa mendorong investasi lebih besar, minat generasi muda, dan peningkatan infrastuktur seni bela diri di daerah tersebut.

Pertarungan seperti yang dilakukan Zahidi juga memperlihatkan bahwa olahraga bela diri kini semakin global — bukan hanya dikuasai negara‑besar Asia atau Barat saja. Keberhasilan ini mengirim pesan bahwa siapapun yang memiliki bakat, kerja keras, dan kesempatan yang tepat bisa naik ke level global.

Abdelali Zahidi adalah contoh bagaimana kombinasi bakat, persiapan, dan kesempatan bisa menghasilkan loncatan besar dalam karier seni bela diri. Dari kemenangan dengan tendangan kepala spektakuler hingga kekalahan yang menjadi pelajaran, perjalanan Zahidi hingga sekarang menunjukkan arah seorang atlet yang sedang naik dan punya potensi besar.

Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut klik link berikut : BOS5000