Israellah Athena Bonita Saweho—dikenal sebagai Aellah—adalah petinju muda nan berbakat yang berasal dari Sulawesi Utara. Di usianya yang masih belia, Aellah telah mencetak prestasi membanggakan mulai dari level nasional hingga internasional.
Dibesarkan di keluarga atlet, Aellah tumbuh dengan semangat olahraga sejak kecil. Ayahnya, Bonyx Jusack Saweho, adalah mantan petinju nasional yang meraih medali emas SEA Games 2001 dan tampil di Olimpiade Athena 2004 boxesport.be+9kumparan.com+9koran-metro.com+9. Sedangkan ibunya, Pengky Simbar, adalah pesilat wanita peraih medali emas SEA Games 2007 suluttimes.com+4kumparan.com+4indobrita.co+4. Warisan prestasi ini turut membentuk karakter dan mental juara Aellah.
Memulai kiprahnya, Aellah menonjol di Kejurnas Junior Tinju 2018 di Cibinong (kelas 48 kg). Ia tidak hanya menjadi juara nasional, tetapi juga dinobatkan sebagai Petinju Terbaik Putri, menjadikannya petinju termuda yang memperoleh gelar tersebut kumparan.com+4koran-metro.com+4koran-metro.com+4.
Prestasi Aellah semakin gemilang ketika ia meraih medali emas di Kejurnas Youth 2019 di Medan (kelas 46 kg) sports.sindonews.com+7manadonews.co.id+7koran-metro.com+7.
Di tingkat elite, Aellah kembali mencetak prestasi pada Kejurnas Tinju 2022 di Medan dengan mendulang satu dari tiga medali emas yang dibawa kontingen Sulut indobrita.co+1koran-metro.com+1.
Berbekal prestasi nasional, Aellah diplot masuk Pelatnas SEA Games 2023 kelas 48 kg putri dan mempersiapkan diri di camp pelatihan di Bogor manadonews.co.id+3kumparan.com+3koran-metro.com+3.
Sebelumnya, ia juga terpilih memperkuat tim nasional junior di ajang Kejurnas Yunior Asia Dubai 2019 astroawani.com+8manadonews.co.id+8suluttimes.com+8.
Lahir pada 21 Desember 2004, Aellah saat ini berusia 19 tahun manadonews.co.id+4suluttimes.com+4koran-metro.com+4. Ia menuntaskan pendidikan dasar dan menengah di Manado, dan kini berstatus pegawai honor di Dispora Sulut—memadukan karier olahraga dan bakat organisasi suluttimes.com+1indobrita.co+1.
Dalam Pra-PON 2019 (kelas 45 kg), Aellah sempat mendapat larangan tanding karena usia yang belum memenuhi syarat meski sudah tercatat sebagai peserta dan telah ditimbang. Keputusan ini memicu kontroversi karena dianggap tidak adil kumparan.com+4koran-metro.com+4manadonews.co.id+4.
Aellah dikenal sebagai:
Petinju agresif dengan teknik teliti, mampu mengendalikan ritme pertandingan.
Refleks tajam dan stamina andal, penting untuk bertanding di kelas ringan.
Mental kompetitif kuat, tidak mudah gentar meski masih muda dan tampil di ajang besar.
Israellah Athena Bonita Saweho adalah representasi bibit unggul tinju putri Indonesia. Prestasinya di nasional—sebagai juara junior, youth, dan elite—menandakan potensi besar yang bisa dikembangkan lebih lanjut di kompetisi SEA Games hingga Asian Games.
Dengan dedikasi, pelatihan intensif, dan dukungan yang tepat, Aellah berpotensi menjadi salah satu ikon tinju wanita Indonesia. Ia telah membuktikan bahwa bibit unggul dapat tumbuh subur di luar kota besar, dibentuk oleh ketekunan, dukungan keluarga atlet, dan kesempatan yang tepat.
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut klik link berikut : bos5000