Cover Image

Martin “The Situ-Asian” Nguyen: Legenda Dua Divisi yang Mengukir Sejarah

Agustus 15, 2025 - Durasi membaca: 18 menit

Martin Nguyen lahir pada 5 Maret 1989 di Sydney, Australia, dari orang tua keturunan Vietnam yang merantau ke Australia melalui Malaysia dan Indonesia WikipediaVnExpress Intl.. Sebelum terjun ke dunia MMA, Nguyen adalah pemain rugby liga yang menjanjikan—namun karena cedera berulang, ia memutuskan berhenti dan mulai berlatih seni bela diri pada usia 21 untuk menurunkan berat badan. Di sana ia menemukan panggilan hidupnya Wikipedia.

Karier profesionalnya dimulai pada 2012 dan ia langsung menunjukkan dominasinya. Menjuarai turnamen delapan orang di Australia, Nguyen merebut gelar BRACE Featherweight Champion hanya dalam debut profesionalnya Wikipedia.

Jejak Emas di ONE Championship

Pada 2014, Nguyen bergabung dengan ONE Championship dan menjadi legenda hidup. Ia menjadi juara dua divisi pertama dalam sejarah ONE—merebut gelar Featherweight setelah KO Marat Gafurov pada ONE 57 (Agustus 2017) dan kemudian Lightweight dengan KO Eduard Folayang pada ONE 161 (November 2017) VnExpress Intl.Wikipedia. Rekor impresif serta gaya bertarung eksplosif menjadikannya pahlawan bagi penggemar olahraga beladiri.

Gaya Bertarung dan Kekuatan Punch

Dikenal karena knockout power yang mematikan, Nguyen sering menyelesaikan lawan dengan pukulan tepat sasaran—baik saat menyerang maupun counter. Teknik overhand right dan timing-nya seringkali menciptakan momen ikonik, seperti KO cepat atas Folayang ONE ChampionshipReddit. Rekan sekaligus rivalnya, Aung La N Sang, menyebut bahwa kekuatan tinju Nguyen menjadi faktor utama saat menghadapi Kirill Gorobets, yang berakhir dengan TKO MMA Underground.

Patah Tumbuh, Bangkit Kembali

Seperti gladiator sejati, Nguyen pernah mengalami kekalahan, termasuk dari Thanh Le. Pada 2020 ia kalah sekaligus kehilangan gelar featherweight-nya, namun itu justru menghidupkan kembali keinginannya berjuang lebih keras South China Morning PostReddit. Tahun 2022 lagi, ia kalah dari Ilya Freymanov—Nguyen mengakui pemulihan mental yang kurang dan berjanji akan kembali lebih disiplin Sportskeeda.

Perjuangan Menuju Gelar Lagi

Nguyen menandatangani kontrak terbesar dalam kariernya pada pertengahan 2023 dan menyatakan ambisi untuk merebut kembali gelar featherweight. Ia menghadapi Garry Tonon di ONE 165—pertarungan yang dinilai bisa menentukan kontender berikutnya. ONE CEO Chatri Sityodtong menyebut ini bakal jadi duel spektakuler bagi penonton South China Morning Post+2South China Morning Post+2.

Sebelum laga, ia kembali ke jalur kemenangan dengan mengalahkan Leonardo Casotti via unanimous decision di ONE Fight Night 7 South China Morning PostSportskeeda.

Pensiun dengan Kehormatan

Karier Martin Nguyen mencapai puncaknya sebelum akhirnya ia memutuskan pensiun pada Februari 2025. Dalam pertarungan terakhirnya melawan Shamil Gasanov di Qatar, ia kalah lewat keputusan bulat. Dengan kepala tegak, Nguyen memberi hormat kepada penonton dan menyatakan selamat tinggal pada dunia MMA profesional VnExpress Intl..

Martin "The Situ-Asian" Nguyen

Aspek Detail
Nama Martin “The Situ-Asian” Nguyen
Lahir 5 Maret 1989, Sydney, Australia
Debut Pro 2012
Tim Kill Cliff FC / Hard Knocks 365
Divisi Utama Featherweight & Lightweight
Prestasi di ONE Feather & Lightweight World Champion; gelar dua divisi pertama
KO / Kekuatan 10 KO finish dari 15 kemenangan Wikipedia
Pensiun Februari 2025 (usia 36) VnExpress Intl.

Martin Nguyen tidak hanya mencetak sejarah sebagai juara dua divisi, tapi juga simbol juang disiplin, kebangkitan, dan profesionalitas tinggi. Ia bangkit dari cedera rugby, menemukan talentanya lewat seni bela diri, lalu menjadi legenda dunia MMA Asia—sebuah kisah inspiratif bahwa keberanian dan kerja keras bisa mengubah hidup.

Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut klik link berikut : BOS5000