Mustafa Al-Tekreeti adalah petarung Muay Thai berbakat dari Irak yang mulai mencuri perhatian internasional lewat penampilannya di ONE Championship dan ajang Muay Thai regional. Pada ONE Friday Fights 43, dia membuktikan diri dengan kemenangan KO spektakular atas Chanajon PK Saenchai melalui right uppercut yang mematikan pada ronde kedua, menandai debutnya dengan gaya yang sulit dilupakan.sport360.comSherdog
Karier kompetitifnya menunjukkan catatan pertarungan yang seimbang namun mengesankan: total 2 kemenangan dan 2 kekalahan, dengan 1 KO, sejauh referensi terakhir.Muay Thai RecordsTapology
Berikut detail pertarungan yang tercatat:
Februari 2023: Kalah keputusan dari Rungrawee Sitsongpeenong di ONE Friday Fights 3Muay Thai Records
Desember 2023: Kemenangan KO melawan Chanajon PK SaenchaiMuay Thai Recordssport360.com
Februari 2024: Kalah split decision melawan George Jarvis di ONE Friday Fights 51Muay Thai RecordsTapology
Januari 2025: Menang keputusan atas Eduard Saik di ONE Friday Fights 95Muay Thai RecordsTapology
Penampilan terakhirnya di ajang resmi (hingga Januari 2025) menunjukkan perkembangan yang konsisten dan persaingan yang semakin solid di kategori 170 lbs (sekitar 77 kg).Muay Thai Records
Lebih dari ring profesional, Mustafa juga menghiasi panggung kompetisi Muay Thai Asia: pada Kejuaraan Muay Thai Asia di Honai, Vietnam (Juli 2025), Mustafa meraih medali emas di kelas 81 kg, mengalahkan juara dunia IFMA (International Federation of Muaythai Associations) dari UAE, Elias Habib Ali, dalam final yang dramatis.Iraqi News
Prestasi ini mempertegas statusnya sebagai salah satu petarung elit Asia, sekaligus menjadi kebanggaan bagi dunia olahraga Irak.
Tak hanya berprestasi di arena tempur, Mustafa Al-Tekreeti juga memberikan kontribusi nyata dalam dunia akademis. Ia adalah PhD di bidang Engineering Systems Management yang merancang inovasi berupa Sustainable Development Commitment Tracking Tool, sebuah kerangka untuk membantu organisasi menindaklanjuti keputusan berkelanjutan secara efektif.American University of Sharjahsdgsuniversities.org
Bersama pembimbingnya, Dr. Salwa Beheiry dan Dr. Vian Ahmed, Mustafa mengembangkan solusi yang menyasar gap antara kebijakan strategis dan implementasi nyata — sangat krusial dalam mendukung triple bottom line organisasi modern.American University of Sharjahwasdlibrary.org
![]()
Mustafa Al-Tekreeti menunjukkan bahwa ketangguhan mental dan disiplin tak hanya diperlukan di ring, tetapi juga di ruang riset. Dua sisi kehidupannya—sebagai petarung dan akademisi—memperlihatkan dedikasi luar biasa terhadap dua domain yang sangat berbeda, namun sama-sama menuntut komitmen tinggi.
Ring Tempur: Kekuatannya bukan sekadar teknik, tapi juga detik-detik keputusan taktis yang menentukan—seperti KO atas Chanajon yang mengundang decak kagum.sport360.comSherdog
Ruang Riset: Penelitiannya dalam keberlanjutan menunjukkan visi jangka panjang untuk mengubah organisasi menjadi lebih efektif dan bertanggung jawab.
Mustafa Al-Tekreeti adalah sosok multifaset—lebih dari sekadar atlet: ia adalah simbol kekuatan, strategi, dan inovasi. Kombinasi unik antara prestasi olahraga dan kontribusi akademis menjadikannya inspirasi bagi generasi muda di Irak maupun global.
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut klik link berikut : BOS5000