Dari Pulau Buru, Maluku, muncul sosok petinju berbakat yang penuh perjuangan: Ongen Saknosiwi. Lahir pada 15 Juli 1994, Ongen mengawali perjalanan kariernya dari desa menuju ring tinju dunia. Pria yang kini berprofesi sebagai prajurit TNI AU ini berhasil membuktikan bahwa kerja keras, mental baja, dan dedikasi tinggi mampu mengantar nama Indonesia harum di kancah tinju internasional
Sejak SD, Ongen sudah tertarik pada tinju berkat ayahnya yang sering mengajaknya menonton laga di TV liputan6.com+1antaranews.com+1. Ia memulai latihan serius di Ambon saat sekolah menengah, hingga bergabung ke WSBC milik mantan petinju nasional Weim Saputelle pada 2011 ludus.id+2antaranews.com+2liputan6.com+2. Ketika kemiskinan hidup menghalangi, Ongen nekad merantau ke Jakarta hanya bermodalkan Rp 15 ribu malukuterkini.com+10ludus.id+10antaranews.com+10—kisah yang menginspirasi banyak orang.
Pada 2014, ia diterima menjadi prajurit TNI AU lewat jalur prestasi tinju antaranews.com+7antaranews.com+7liputan6.com+7. Bekerja di Dirgantara Boxing Club, karier amatirnya terus berkembang hingga tampil di Pekan Olahraga Nasional 2016 kompas.com+5liputan6.com+5antaranews.com+5. Ia kemudian menapaki dunia tinju profesional bersama Mahkota Promotion, membangun rekor awal karier yang impresif malukuterkini.com+10antaranews.com+10liputan6.com+10.
Pada 7 September 2019, Ongen meraih prestasi besar dengan menaklukkan petinju Thailand Nanthawat Maolichat dan memenangkan sabuk WBC Asian Boxing Council Continental di Singapura melalui KO ronde ke-4 enamplus.liputan6.com+10liputan6.com+10ludus.id+10. Rekor tersebut mengantarnya menjadi juara internasional dalam tujuh pertarungan sempurna kompas.com+1papua.antaranews.com+1.
Kariernya semakin gemilang saat merebut sabuk WBA South setelah mengalahkan Saharat Taehirun (Thailand), dan menambah koleksi gelar kontinentalnya ludus.id.
Ongen dikenal agresif dan penuh energi dalam ring. Pada pertarungan di Balai Sarbini (1 Juli 2022), ia KO petinju Thailand Jirawat Thammachot di ronde kedua dalam event MPRO Evolution Fight Series inews.id+2sports.sindonews.com+2antaranews.com+2. Baru-baru ini, di ajang Byon Madness (26 April 2025), meski sempat terjatuh dua kali di ronde 9, Ongen tetap bangkit dan menyelesaikan laga hingga ronde 10 — memperlihatkan mental baja dan semangat juang yang mengesankan enamplus.liputan6.com+1enamplus.liputan6.com+1.
Hingga April 2025, Ongen telah bertanding 13 kali dengan rekor tak terkalahkan, di antaranya 11 kemenangan KO inews.id+10ludus.id+10kompas.com+10. Rasio kemenangan KO yang tinggi menunjukkan kualitas teknik tinjunya.
Setelah menjuarai sabuk WBC Asia, Ongen kembali ke Ambon dan membagikan cerita perjuangannya kepada siswa SMA dan casis TNI AU inews.id+2antaranews.com+2ludus.id+2enamplus.liputan6.com+7malukuterkini.com+7ludus.id+7. Ia menegaskan nilai disiplin dan kerja keras sebagai kunci keberhasilan, memberikan motivasi nyata bagi generasi muda pulau kelahirannya.
Kini dikenal sebagai "The Hawk", Ongen tetap berlatih keras di bawah bimbingan Daud Yordan di Kalbar, menyiapkan diri menghadapi petinju asing seperti Jhon Gemino dan Richard Pumicpic malukuterkini.comsports.sindonews.com+5antaranews.com+5enamplus.liputan6.com+5. Targetnya jelas: meraih gelar dunia, bukan hanya kontinental ludus.id.
Ongen Saknosiwi adalah contoh nyata dari kisah naik daun melalui kerja keras, determinasi, dan semangat pantang menyerah. Dari perjalanan berat merantau hanya bermodal Rp 15 ribu, hingga mengibarkan bendera Indonesia di panggung ring internasional, ia membuktikan bahwa bibit unggul dari Maluku mampu mengukir cerita besar dalam dunia tinju.
Dengan mental baja yang terus terasah dan dukungan militer dan promotor, masa depan Ongen di kelas bulu internasional semakin cerah. Ia tidak hanya petinju berbakat, tetapi juga inspirasi hidup bagi generasi muda Indonesia, terutama dari daerah-daerah terpencil.
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut klik link berikut : bos5000