Cover Image

Petinju Ev “E.T.” Ting

Agustus 20, 2025 - Durasi membaca: 12 menit

Ev "E.T." Ting, nama yang tak asing lagi di dunia MMA Asia, adalah petarung binaan Malaysia yang berkiprah di kancah global, khususnya di ONE Championship. Dikenal karena teknik serangan yang presisi, kemampuan sabar di atas ring, dan perjalanan karier penuh perjuangan, Ev Ting telah menjadi inspirasi—mewakili dua negara sekaligus dengan kebanggaan dan determinasi yang tinggi.


Awal Perjalanan ke Dunia MMA

Ting lahir di Kuala Lumpur dan berpindah ke Auckland, Selandia Baru berserta keluarganya pada usia muda. Meski sempat menekuni sepak bola, hatinya terpikat pada seni bela diri campuran.

Cara masuknya ke dunia MMA penuh tekad:

  • Ia memulai latihan di Auckland MMA atas dorongan pelatih Hamish Robertson. Setelah 10 minggu pelatihan dasar, ia mendapatkan kesempatan debut amatir, yang dimenangkannya.

  • Di tingkat amatir, Ting terus berkembang dan akhirnya beralih ke ranah profesional pada 2011. Ia mencatat tiga kemenangan pertamanya di Selandia Baru, sebelum menantang aset Asia, Mark Striegl, di Hong Kong pada 2012—meski kalah, momen itu membuka jaringan karier besarnya.
    AsiaOneMalay Mail


Rekam Jejak Profesional & Penampilan ONE Championship

Sejak 2014, Ev Ting mulai mendapatkan peluang bersinar di ONE Championship. Prestasinya mencakup beberapa poin penting:

  • Ia pernah menantang gelar ONE Lightweight World Championship, sebuah pencapaian bersejarah sebagai petarung Malaysia pertama yang mencapainya pada 2017.
    AsiaOne

  • Kemenangan penting: Ev mengalahkan mantan juara welter Suzuki dan Ariel Sexton—dua nama besar di divisi ringan. Kemenangan atas Koji “The Commander” Ando di Macau juga memperkuat argumennya untuk kembali berpeluang mendapatkan sabuk juara.
    AsiaOne


Gaya Bertarung & Mental Juara

Ev Ting dikenal sebagai petarung serba bisa—menggabungkan striking tajam dengan teknik submission yang matang.

  • Teknik ground & pound yang berkembang menjadikannya mampu menyudahi laga lewat rear-naked choke seperti melawan Daichi Abe.
    Malay Mail

  • Gaya agresif tapi terkendali, ditopang stamina kuat dan strategi sabar, membawanya menjadi salah satu petarung paling konsisten di divisi ringan Asia.


Masa Sulit dan Tanggapan dari Kekalahan

Dalam perjalanan kariernya, Ev juga pernah menghadapi kekalahan berat—seperti dari veteran Shinya Aoki atau keputusan lawan Amir Khan.

Tanggapan khasnya? Sebuah filosofi yang membentuk dirinya:

“Setbacks are just a trampoline… life is like that.”
Malay Mail

Frase tersebut menangkap mental pemenang: tidak terbentuk dari kemenangan, melainkan dari kemampuan bangkit.


Ev Ting Mengaku Lega Setelah Laga Mengejutkan Di Malaysia

Ev Ting memikul rasa bangga yang berbeda setiap kali naik ke ring: bukan hanya sebagai petarung Malaysia, tapi juga sebagai warga Selandia Baru—mewakili dua bangsa dengan penuh semangat.

Ia menyebut bahwa keluarganya, yang bekerja keras semasa kecil, menjadi pendorong utama:

“I had close to 20 part-time jobs… the work ethic instilled in me has helped me become the martial artist I am today.”
AsiaOne

Kini, keluarganya adalah pendukung setia, bahkan mengetahui lebih banyak atlet ONE daripada Ev sendiri.
AsiaOne


Karier Terakhir & Statistik

Per Mei 2019, catatan profesional Ev Ting di MMA adalah 17 kemenangan dan 7 kekalahan. Di ONE Championship, ia mengalami beberapa rivalitas tinggi, termasuk laga co-main event melawan Amir Khan, yang berakhir dengan hasil split decision.
AsiaOneMalay Mail

Ev "E.T." Ting bukanlah sekadar petinju; ia adalah simbol perjuangan, ketekunan, dan kebanggaan lintas budaya. Dari anak pekerja di Auckland hingga petarung divisi ringan global, Ev telah membuktikan bahwa kehebatan dicapai oleh mereka yang tidak menyerah pada kesulitan. Dengan pendirian kokoh, teknik lengkap, dan mental baja, masa depan petarung yang juga dikenal sebagai "The Human Highlight Reel" ini cerah dengan potensi sabuk juara dunia.

Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut klik link berikut : BOS5000