Cover Image

Tye Ruotolo: Bintang Muda Jiu-Jitsu yang Menembus Dunia MMA

September 24, 2025 - Durasi membaca: 7 menit

Tye Ruotolo adalah salah satu atlet jiu-jitsu paling menonjol generasi muda asal Amerika Serikat. Lahir pada 22 Januari 2003 di Maui, Hawaii, ia tumbuh bersama saudara kembarnya, Kade, dalam keluarga yang sangat mendukung perjalanan mereka di dunia seni bela diri. Sejak usia dini, keduanya terjun ke dunia jiu-jitsu dan mulai berkompetisi pada usia tiga tahun. Dengan bimbingan pelatih legendaris André Galvão di Atos Jiu-Jitsu, Tye telah mengukir berbagai prestasi gemilang, baik di dunia jiu-jitsu maupun dalam debutnya di dunia MMA.


Awal Karier dan Pencapaian di Dunia Jiu-Jitsu

Pada usia 16 tahun, Tye Ruotolo mencatatkan sejarah dengan menjadi peserta termuda yang mencapai semifinal di Kejuaraan Dunia ADCC 2019, sebuah turnamen bergengsi dalam dunia grappling tanpa gi. Ia berhasil meraih posisi keempat, mengalahkan banyak pesaing berpengalaman meski masih berstatus sabuk biru. onefc.com

Setelah promosi ke sabuk hitam pada Desember 2021, Tye semakin menunjukkan dominasinya. Ia meraih gelar juara di dua divisi Who's Number One (WNO) dan memenangkan Kejuaraan Dunia IBJJF 2022 di divisi ringan. Namun, kemenangan tersebut menjadi kontroversial karena lawannya, Micael Galvão, didiskualifikasi setelah terbukti positif menggunakan zat terlarang. Wikipedia

Pada Kejuaraan Dunia ADCC 2022, Tye menunjukkan kemampuan luar biasa dengan mengalahkan Pedro Marinho dan Felipe Pena sebelum akhirnya meraih medali perunggu setelah lawannya, Cyborg Abreu, mundur karena cedera. Ia juga berkompetisi di divisi 88kg, meski kalah dari Josh Hinger dalam pertandingan yang berlangsung sengit. Wikipedia


Dominasi di ONE Championship

Tye Ruotolo Hero 1200x1165 1

Tye Ruotolo memulai debutnya di ONE Championship pada Mei 2022 dengan kemenangan spektakuler atas Garry Tonon melalui D'Arce choke dalam waktu 97 detik. Kemenangan ini tidak hanya menambah koleksi prestasinya, tetapi juga mengukuhkan posisinya sebagai salah satu grappler muda paling berbakat di dunia. Wikipedia

Pada November 2023, Tye meraih gelar Juara Dunia Submission Grappling Welterweight ONE Championship dengan kemenangan atas Magomed Abdulkadirov melalui keputusan juri. Ia kemudian berhasil mempertahankan gelarnya dengan mengalahkan Izaak Michell pada April 2024 dan Dante Leon pada Mei 2025. Wikipedia


Debut MMA yang Menggembirakan

Setelah sukses besar di dunia jiu-jitsu, Tye memutuskan untuk mengembangkan kariernya ke dunia Mixed Martial Arts (MMA). Pada 5 September 2025, ia melakukan debut profesionalnya di ONE Fight Night 35 melawan Adrian Lee. Dalam pertandingan tersebut, Tye menunjukkan keahlian grapplingnya dengan mengunci rear-naked choke di ronde kedua, memaksa lawannya menyerah. Atas penampilannya yang impresif, ia dianugerahi bonus $50.000 oleh Presiden ONE Championship, Chatri Sityodtong. flograppling.com


Filosofi dan Pengaruh Keluarga

Bagi Tye, jiu-jitsu bukan sekadar olahraga, melainkan bagian dari identitas dirinya. Ia mengungkapkan bahwa sejak kecil, ia dan saudara kembarnya, Kade, telah dibesarkan dalam budaya kompetisi yang sehat dan penuh semangat. Keduanya sering berlatih bersama dan saling mendukung dalam setiap langkah karier mereka. Kehadiran orang tua mereka yang selalu mendukung juga menjadi faktor penting dalam perjalanan mereka menuju kesuksesan.

Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut klik link berikut : BOS5000